Halo Makhluk Maya, Apa Kabar?

social_media_freak

Seiring dengan perkembangan tekhnologi yang sangat pesat terutama perkembangan internet, layanan aplikasi seperti Google, Facebook, Youtube dan sejuta aplikasi lainnya juga semakin meroket. Layanan aplikasi ini berlomba-lomba menarik sebanyak mungkin pelanggan, dengan layanan yang diberikan secara “cuma-cuma” alias GRATIS. Apa benar layanan yang mereka berikan secara “cuma-cuma”? mari kita analisis.
2-3 tahun kebelakang youtube yang sekarang kita kenal dengan search enggine videonya, hanya melakukan layanan streaming dan upload video untuk pelanggannya tanpa menagih biaya APAPUN. Padahal kita tahu bahwa biaya perawatan untuk sebuah web server tidaklah murah, belum lagi bandwith yang dikeluarkan tidak terhitung seberapa besar dan mahalnya. Youtube mengeluarkan puluhan bahkan ratusan jutaan dolar perbulan hanya untuk melayani pelanggan yang tidak memberinya imbalan sepeser pun. Lalu apa yang youtube inginkan? Pahala dari Tuhan? tentu bukan .
Jawabannya telah terjawab sejak awal tahun 2015 kemarin, youtube membuat fitur iklan pada situsnya tanpa kita bisa menolak iklan tersebut, benar?. Artinya pihak youtube telah optimis bahwa pelanggannya tidak mungkin berpaling dari youtube, mereka telah berhasil menyuntikkan “narkoba” ke otak kita sebagai pelanggan. Sehingga sebagai pelanggan kita terus kecanduan dengan layanan yang mereka berikan.
Youtube Adsense (Google Adsense) yang digadang-gadang sebagai sumber uang yang bisa didapatkan pelanggan, hanya 1/40 dari keuntungan yang didapatkan youtube saat ini. Lalu apakah yang akan kamu lakukan setelah tahu kondisi ini? hanya duduk didepan laptop update status galau gak jelas? atau berfoto-foto narsis di instagram? Yuk berbuat sesuatu yang lebih bermanfaat, dunia ini gak sekecil layar smartphone mu lhoo..

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *